Mengajarkan Pertolongan Pertama pada Kasus Pendarahan di Arteri Radialis dan RJP pada Orang Henti Jantung/Henti Nafas
Abstract
Artikel ini membahas pentingnya pelatihan pertolongan pertama pada kasus pendarahan arteri radialis dan henti jantung/henti nafas. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mengombinasikan kajian kepustakaan, praktik langsung, dan analisis deskriptif untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan. Hasilnya menunjukkan bahwa praktik langsung meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan teknis peserta dalam menangani kondisi darurat medis. Integrasi teori dan praktik menciptakan model pelatihan, mencakup pemahaman teoritis dan penerapan praktis. Studi ini menyoroti dampak sosial dari pemberdayaan masyarakat untuk menjadi responden pertama serta memberikan rekomendasi untuk program pelatihan berkelanjutan yang dapat diterapkan secara luas. Meskipun terdapat tantangan seperti keragaman peserta dan keterbatasan waktu, temuan ini menegaskan potensi metode pelatihan inklusif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesiapsiagaan masyarakat.









