Penerapan Sila Ketiga dalam Menangani Kasus Perbedaan Suku, Ras, dan Budaya yang Ada di Indonesia
Abstrak
Indonesia merupakan negara dengan tingkat keberagaman tinggi yang mencakup suku, ras, budaya, dan agama. Namun, keberagaman ini sering kali menjadi pemicu konflik jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini mengkaji penerapan sila ketiga Pancasila, “Persatuan Indonesia,” dalam menangani konflik perbedaan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif kepustakaan, artikel ini mengidentifikasi peran nilai-nilai persatuan dalam mencegah konflik serta mendorong harmoni sosial. Studi terhadap konflik Ambon, konflik Dayak-Madura, dan konflik di Papua menunjukkan bahwa kurangnya dialog, ketimpangan sosial, dan diskriminasi menjadi hambatan utama dalam penerapan sila ketiga. Hasil kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural, dialog lintas budaya, dan kebijakan inklusif dapat menjadi solusi untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Artikel ini menegaskan pentingnya komitmen kolektif untuk menginternalisasi nilai-nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari.









